Product marketing memang memiliki hubungan dengan pemasaran atau marketing. Namun, lebih daripada itu, product marketing juga menjadi kunci berhasilnya pengembangan produk dan customer relation.
Untuk mendapatkan keberhasilan tersebut dibutuhkan pilar yang harus diterapkan. Dalam artikel ini kita akan memahami lebih dalam mengenai product marketing. Mulai dari pengertian, pilar utama, hingga strategi ampuhnya.
Definisi Product Marketing
Mari memahami definisi dari product marketing terlebih dahulu. Jadi, product marketing merupakan proses pemasaran produk agar konsumen memiliki keinginan untuk membeli produk kita.
Setelah produk kita sudah siap, maka perusahaan akan memasarkannya agar dikenal dan digunakan oleh target konsumen. Di sinilah product marketing berperan.
Dengan product marketing kita akan menentukan target konsumen, posisi produk di pasar, serta strategi yang tepat agar produk bisa menarik minat konsumen.
Secara sederhana, product marketing membantu perusahaan memastikan produk yang tepat ditawarkan kepada konsumen yang tepat dengan cara yang tepat pula.
Pilar Utama Product Marketing

Agar dapat berjalan dengan sukses, terdapat 4 pilar utama product marketing yang harus diperhatikan dan dilaksanakan, yakni:
Riset Pasar
Langkah awal dalam penerapan product marketing adalah melakukan riset pasar. Langkah ini merupakan pondasi karena dengan riset, kita bisa lebih memahami kondisi pasar, kebutuhan konsumen, serta peluang yang bisa kita manfaatkan.
Tanpa riset yang tepat, perusahaan akan kesulitan menentukan target pasar dan strategi untuk menjangkau calon konsumen. Beberapa hal yang perlu diketahui melalui riset pasar antara lain:
- Siapa yang membutuhkan produk kita?
- Siapa yang akan menggunakannya?
- Masalah atau kebutuhan apa yang ingin diselesaikan melalui produk tersebut?
Penentuan Target Pasar Secara Spesifik
Setelah memahami kondisi padar, langkah berikutnya adalah menentukan target konsumen secara lebih spesifik. Perusahaan perlu mengetahui kelompok konsumen mana yang paling sesuai dengan produk yang ditawarkan.
Pada tahap ini, tim pemasaran perlu memahami karakteristik, kebutuhan, dan keinginan calon konsumen.
Dengan demikian, kita bisa menentukan cara yang tepat untuk menawarkan produk dan memberikan manfaat yang benar-benar relevan bagi target pasar.
Menentukan Product Persona
Tahap selanjutnya adalah membentuk karakter atau identitas produk berdasarkan karakteristik target konsumen yang telah ditentukan.
Proses ini dapat membantu perusahaan menentukan bagaimana produk ingin dikenal oleh konsumen. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam tahap ini adalah:
- Pesan utama yang ingin disampaikan kepada konsumen
- Gaya atau cara penyampaian pesan
- Saluran pemasaran yang digunakan seperti media sosial, website, atau platform lainnya
- Respons dan kondisi pasar melalui interaksi langsung dengan konsumen
Dengan product persona yang jelas, perusahaan bisa membangun karakter produk yang lebih sesuai dengan target konsumen.
Product and Market Fit Analysis
Pilar terakhir adalah menganalisis kesesuaian antara produk dan pasar atau product-market fit.
Pada tahap ini, product marketer perlu melihat secara langsung bagaimana produk diterima oleh konsumen dan apakah produk tersebut benar-benar menjawab kebutuhan pasar.
Analisis ini dilakukan dengan mengevaluasi kembali hasil riset pasar, target konsumen, serta karakteristik produk yang telah ditentukan sebelumnya.
Jika ketiganya sudah selaras, berarti produk memiliki peluang lebih besar untuk diterima oleh target pasar yang dituju.
Dengan demikian, product marketing tidak hanya berfokus pada bagaimana menjual produk, tetapi juga memastikan bahwa produk yang ditawarkan memang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Strategi Product Marketing
Seiring berkembangnya teknologi, strategi marketing, terkhusus product marketing pun semakin bermacam-macam. Berikut beberapa strategi yang bisa kita coba:
Pemasaran Media Sosial
Melalui platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, atau LinkedIn, kita dapat menjangkau lebih banyak calon konsumen. Selain jangkauannya luas, pemasaran melalui media sosial juga dapat dilakukan dengan biaya yang relatif terjangkau.
Iklan Berbayar
Iklan berbayar merupakan strategi pemasaran dengan membayar sejumlah biaya kepada penyedia platform agar produk dapat ditampilkan kepada audiens yang ditargetkan.
Bentuk iklan berbayar cukup beragam, mulai dari banner advertising, pay per impression (PPI), hingga pay per click (PPC).
Pemasaran Transaksional
Pemasaran transaksional berfokus pada mendorong konsumen untuk melakukan pembelian melalui penawaran yang menarik.
Beberapa contohnya adalah memberikan diskon, voucher, promo khusus, atau penawaran dalam jumlah tertentu.
Strategi ini bahkan dapat mendorong konsumen yang awalnya belum berencana membeli untuk melakukan transaksi.
Conversational Marketing
Seperti namanya, conversational marketing memanfaatkan komunikasi atau percakapan langsung dengan konsumen untuk memperkenalkan dan menawarkan produk.
Interaksi dapat dilakukan secara real time melalui berbagai saluran, seperti fitur chat, aplikasi pesan, media sosial, maupun layanan pelanggan.
Product marketing berperan penting dalam meningkatkan penjualan. Untuk menerapkannya dibutuhkan wawasan dan keterampilan.
Sebagai seorang product marketer, meningkatkan kemampuan menjadi kewajiban agar strategi product marketing yang kita rencanakan tetap relevan dan memberikan dampak baik pada brand maupun perusahaan.
Meningkatkan pengetahuan bisa didapatkan dengan mengikuti pelatihan marketing dari PasarTrainer yang berjudul Overview of Competitive Marketing Strategy.
Kita akan mempelajari peran strategi pemasaran di era kompetitif, mampu menganalisis lingkungan bisnis internal dan eksternal, hingga mengembangkan strategi pemasaran jangka panjang dan pendek.
BACA JUGA: Lebih Paham Soal Pentingnya Training Sales dan Marketing
Selain itu, PasarTrainer juga menyediakan pelatihan marketing lainnya seperti B2B Sales, Impactful Selling Skill, Premium Sales Confidence & Structured Selling, serta masih banyak lainnya.
Kita bisa cek keseluruhan pelatihan marketing tersebut pada halaman Sales & Marketing Training.
Referensi:
https://www.qiscus.com/id/blog/strategi-product-marketing/https://www.kitalulus.com/blog/seputar-kerja/product-marketing-adalah/
https://accurate.id/marketing-manajemen/product-marketing/

