Anda tentu sudah sering mendengar istilah ISO di lingkungan perusahaan. Namun, apakah Anda sudah tahu ISO singkatan dari apa, apa fungsi ISO, serta mengapa banyak perusahaan menerapkan standar ini?
ISO adalah singkatan dari International Organization for Standardization, yaitu organisasi internasional yang mengembangkan berbagai standar untuk membantu organisasi menjalankan proses, produk, layanan, dan sistem manajemen secara lebih konsisten. Standar ISO digunakan di berbagai sektor, mulai dari manufaktur, teknologi informasi, keamanan pangan, lingkungan, hingga manajemen risiko.
Bagi perusahaan, penerapan standar ISO dapat menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas proses kerja, memenuhi persyaratan pelanggan, mengelola risiko, dan membangun kepercayaan terhadap produk maupun layanan yang diberikan.
Jika Anda ingin mempelajari standar ISO melalui program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan, Anda dapat melihat berbagai pilihan pelatihan ISO yang tersedia di PasarTrainer.
ISO Singkatan dari Apa?
Secara umum, ISO singkatan dari International Organization for Standardization. ISO merupakan organisasi internasional independen yang beranggotakan badan standar nasional dari berbagai negara.
ISO mengembangkan Standar Internasional yang dapat digunakan oleh organisasi di berbagai sektor. Standar tersebut membantu memberikan kerangka kerja atau pedoman dalam mengelola aspek tertentu di dalam organisasi, seperti kualitas, lingkungan, keamanan informasi, keamanan pangan, hingga manajemen risiko.
Perlu diketahui bahwa ISO bukan lembaga yang secara langsung memberikan sertifikasi kepada perusahaan. Sertifikasi ISO dilakukan oleh lembaga sertifikasi independen yang melakukan proses audit untuk menilai apakah organisasi telah memenuhi persyaratan standar tertentu.
Dengan demikian, ketika sebuah perusahaan memiliki sertifikasi ISO, hal tersebut menunjukkan bahwa sistem manajemen perusahaan telah melalui proses penilaian berdasarkan standar yang dipilih.
Tujuan ISO
Tujuan utama ISO adalah mengembangkan standar internasional yang dapat membantu organisasi meningkatkan konsistensi, kualitas, keamanan, dan efektivitas prosesnya.
Penerapan standar ISO dapat membantu perusahaan memiliki pendekatan yang lebih sistematis dalam menjalankan kegiatan operasional. Standar tersebut juga dapat digunakan sebagai acuan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan secara berkelanjutan.
Beberapa tujuan penerapan ISO di perusahaan antara lain:
- Meningkatkan konsistensi proses bisnis.
- Membantu perusahaan memenuhi persyaratan pelanggan.
- Mengurangi risiko kesalahan dalam proses kerja.
- Meningkatkan kualitas produk atau layanan.
- Membantu organisasi mengelola risiko.
- Mendorong perbaikan berkelanjutan.
- Meningkatkan kepercayaan pelanggan dan pihak berkepentingan.
Macam-Macam ISO yang Biasa Digunakan di Perusahaan Indonesia
Ada berbagai standar ISO yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik organisasi. Berikut beberapa di antaranya.
1. ISO 9001
ISO 9001 adalah standar yang diakui secara internasional untuk Sistem Manajemen Mutu (SMM). Ini adalah standar QMS yang paling banyak digunakan di dunia, dengan lebih dari 1,1 juta sertifikat dikeluarkan untuk organisasi di 178 negara. Standar ISO 9001 menyediakan sistem kerja dan serangkaian prinsip yang memastikan pendekatan yang masuk akal bagi manajemen organisasi Anda untuk secara konsisten memuaskan pelanggan dan pemangku kepentingan lainnya. Secara sederhana, ini memberikan dasar untuk proses yang efektif dan orang yang efektif untuk memberikan produk atau layanan yang efektif dari waktu ke waktu.
Kunci kesuksesan bisnis apa pun adalah kontrol kualitas yang kuat. Jika Anda ingin operasi Anda berhasil, basis konsumen potensial Anda harus yakin bahwa barang atau jasa yang Anda tawarkan memenuhi atau melampaui standar yang diharapkan. ISO 9001 adalah cara cepat dan mudah bagi konsumen potensial untuk melihat apakah perusahaan Anda telah meluangkan waktu dan upaya untuk memastikan produk atau layanan Anda adalah yang terbaik.
Informasi pelatihan ISO 9001 Terbaik
2. ISO/IATF 16949 : 2016
ISO/IATF 16949:2016 adalah Standar Internasional untuk Sistem Manajemen Mutu Otomotif. Standar ISO/IATF 16949 dikembangkan bersama oleh anggota The International Automotive Task Force (IATF) dan diserahkan ke ISO untuk persetujuan dan publikasi. Dokumen tersebut merupakan persyaratan sistem mutu umum otomotif berdasarkan standar ISO 9001, dan persyaratan khusus pelanggan dari sektor otomotif.
ISO/IATF 16949 menekankan pengembangan sistem manajemen mutu berorientasi proses yang menyediakan perbaikan berkelanjutan, pencegahan cacat dan pengurangan variasi dan pemborosan dalam rantai pasokan. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pelanggan secara efisien dan efektif.
Informasi pelatihan ISO/IATF 16949:2016 terbaik
3. ISO 19011
ISO 19011 didefinisikan sebagai standar yang menetapkan pedoman untuk mengaudit sistem manajemen. Standar tersebut berisi pedoman pengelolaan program audit, prinsip-prinsip audit, dan evaluasi individu yang bertanggung jawab untuk mengelola program audit. Program audit terdiri dari pengaturan yang dibuat untuk menyelesaikan semua audit individu yang diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu.
Standar ISO 19011:2018 memberikan informasi berharga tentang cara meningkatkan program audit secara sistematis, sama seperti departemen lain dalam suatu organisasi diharapkan untuk meningkatkan. Salah satu aspek peningkatan tersebut adalah terus memastikan tujuan program audit sejalan dengan kebijakan dan tujuan sistem manajemen. Organisasi, dalam mendorong peningkatan audit, harus mempertimbangkan kebutuhan pelanggan dan pihak berkepentingan lainnya.
Informasi pelatihan ISO 19011 terbaik
4. ISO 22000
ISO 22000 adalah Sistem Manajemen Keamanan Pangan yang dapat diterapkan pada organisasi manapun dalam rantai makanan, peternakan hingga garpu. Memiliki sertifikat ISO 22000 memungkinkan perusahaan untuk menunjukkan kepada pelanggan mereka bahwa mereka memiliki sistem manajemen keamanan pangan. Ini memberikan kepercayaan pelanggan pada produk. Hal ini menjadi semakin penting karena pelanggan menuntut makanan yang aman dan pengolah makanan mengharuskan bahan yang diperoleh dari pemasok mereka aman.
ISO mengembangkan Sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan melalui standar ISO 22000. ISO dan negara-negara anggotanya menggunakan pendekatan Sistem Manajemen Mutu, dan menyesuaikannya untuk diterapkan pada Keamanan Pangan, menggabungkan prinsip-prinsip HACCP yang banyak digunakan dan terbukti dan Good Manufacturing Principles.
Informasi pelatihan ISO 22000 terbaik
5. ISO 31000
ISO 31000 merupakan standar yang memberikan prinsip dan pedoman untuk manajemen risiko. Standar ini dapat digunakan oleh berbagai jenis organisasi, baik sektor publik maupun swasta, serta organisasi dengan skala yang berbeda.
Penerapan ISO 31000 membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menangani risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.
Manajemen risiko yang sistematis dapat membantu perusahaan mengambil keputusan dengan mempertimbangkan berbagai potensi risiko dan dampaknya.
Informasi pelatihan ISO 31000
6. ISO 37001:2016
ISO 37001:2016 merupakan standar untuk Sistem Manajemen Anti-Penyuapan. Standar ini menetapkan persyaratan dan panduan untuk membantu organisasi mencegah, mendeteksi, dan menangani risiko penyuapan.
Penerapannya dapat mencakup berbagai aspek, seperti kebijakan anti-penyuapan, prosedur pengendalian, penilaian risiko, uji kelayakan, hingga mekanisme pemantauan dan perbaikan.
Dengan sistem yang terstruktur, organisasi dapat membangun pendekatan yang lebih sistematis dalam mengelola risiko penyuapan.
Informasi pelatihan ISO 37001:2016
7. ISO 14001
ISO 14001 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Lingkungan. Standar ini membantu organisasi mengelola aspek lingkungan yang berkaitan dengan aktivitas, produk, maupun layanan perusahaan.
Melalui ISO 14001, organisasi dapat mengidentifikasi aspek dan dampak lingkungan, menetapkan tujuan lingkungan, serta mengembangkan proses untuk mengendalikan dan meningkatkan kinerja lingkungan.
Penerapan ISO 14001 dapat menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mengelola penggunaan sumber daya, limbah, emisi, serta berbagai aspek lingkungan lainnya secara lebih sistematis.
8. ISO/IEC 27001
ISO/IEC 27001 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi atau Information Security Management System (ISMS).
Standar ini memberikan kerangka kerja bagi organisasi untuk mengelola keamanan informasi secara sistematis, termasuk dalam mengidentifikasi risiko keamanan informasi dan menerapkan pengendalian yang sesuai.
Di tengah meningkatnya penggunaan teknologi dan data dalam kegiatan bisnis, manajemen keamanan informasimenjadi semakin penting. Informasi perusahaan, data pelanggan, dokumen internal, dan aset digital lainnya perlu dikelola dengan mempertimbangkan aspek kerahasiaan, integritas, dan ketersediaannya.
Penerapan ISO/IEC 27001 dapat membantu organisasi membangun sistem manajemen yang lebih terstruktur untuk menghadapi risiko keamanan informasi.
Manfaat Penerapan ISO Di Perusahaan
Setelah memahami ISO singkatan dari apa dan berbagai jenisnya, penting juga untuk mengetahui manfaat yang dapat diperoleh perusahaan dari penerapan standar ISO.
Beberapa manfaat tersebut antara lain:
- Meningkatkan konsistensi proses bisnis
Standar ISO membantu organisasi memiliki proses dan prosedur yang lebih terstruktur. - Meningkatkan kepuasan pelanggan
Sistem manajemen yang baik dapat membantu perusahaan menjaga kualitas produk maupun layanan secara konsisten. - Mengurangi kesalahan dan masalah operasional
Identifikasi risiko dan pengendalian proses dapat membantu mengurangi potensi masalah. - Mendukung pengambilan keputusan
Data, evaluasi, audit, dan proses pemantauan dapat menjadi dasar dalam menentukan tindakan perbaikan. - Mendorong perbaikan berkelanjutan
ISO tidak hanya berfokus pada pencapaian standar, tetapi juga pada evaluasi dan peningkatan sistem secara berkelanjutan. - Meningkatkan kepercayaan pihak berkepentingan
Sertifikasi dari lembaga yang kompeten dapat menjadi salah satu bentuk bukti bahwa sistem manajemen organisasi telah dinilai berdasarkan standar tertentu. - Membantu memenuhi persyaratan bisnis
Dalam beberapa industri atau hubungan bisnis, sertifikasi terhadap standar tertentu dapat menjadi salah satu persyaratan dari pelanggan atau mitra. - Meningkatkan efisiensi proses
Proses yang terdokumentasi dan dievaluasi secara berkala dapat membantu organisasi menemukan aktivitas yang tidak efektif atau perlu diperbaiki.
Bagaimana Jadwal Pelatihan Untuk ISO?
Proses sertifikasi ISO dapat berbeda tergantung standar yang diterapkan, kondisi organisasi, serta lembaga sertifikasi yang digunakan.
Secara umum, perusahaan perlu memahami persyaratan standar yang relevan, melakukan analisis terhadap kondisi sistem yang sudah berjalan, menerapkan sistem manajemen yang diperlukan, melakukan audit internal, dan melakukan tindakan perbaikan sebelum menjalani proses audit sertifikasi.
Perlu diluruskan juga bahwa individu tidak menjadi “bersertifikat ISO” dalam konteks sertifikasi sistem manajemen organisasi. Sertifikasi ISO diberikan kepada organisasi yang sistem manajemennya telah dinilai memenuhi persyaratan standar tertentu oleh lembaga sertifikasi yang kompeten.
Sementara itu, individu dapat mengikuti pelatihan ISO untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensinya dalam menerapkan, mengaudit, atau mengelola sistem manajemen sesuai standar yang dipelajari.
Kesimpulan
Jadi, ISO singkatan dari International Organization for Standardization, sebuah organisasi internasional yang mengembangkan berbagai standar untuk membantu organisasi menjalankan proses dan sistem manajemen secara lebih konsisten.
Jenis ISO yang diterapkan perusahaan dapat berbeda sesuai kebutuhan. ISO 9001 berfokus pada sistem manajemen mutu, ISO 22000 pada keamanan pangan, ISO 31000 pada manajemen risiko, ISO 37001 pada anti-penyuapan, ISO 14001 pada manajemen lingkungan, serta ISO/IEC 27001 pada manajemen keamanan informasi.
BACA JUGA: 6 Manfaat Sertifikasi ISO untuk Bangun Karier yang Lebih Kompetitif
Memahami standar ISO bukan hanya penting bagi perusahaan yang sedang mempersiapkan sertifikasi. Pengetahuan tersebut juga dapat membantu profesional memahami bagaimana sistem manajemen dirancang, diterapkan, diaudit, dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
Jika perusahaan Anda sedang mempersiapkan sertifikasi atau ingin meningkatkan kompetensi tim dalam penerapan standar ISO, Anda dapat melihat pilihan pelatihan dan sertifikasi PasarTrainer yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.
Referensi
ASQ. (2023). What Is ISO 19011:2018 - Auditing Management Systems? Quality Resources. Diakses pada 11 April 2023 dari: https://asq.org/quality-resources/iso-19011
CIO Wiki. (2023). International Organization for Standardization (ISO). Diakses pada 11 April 2023 dari: https://cio-wiki.org/wiki/International_Organization_for_Standardization_(ISO)
Cryotech. (2023). Manfaat Sertifikasi ISO. Diakses pada 11 April 2023 dari: https://www.cryotech.com/about/iso-certification-benefits
DNV. (2023). ISO 37001 - Anti-bribery Management System. Diakses pada 11 April 2023 dari: https://www.dnv.com/services/iso-37001-anti-bribery-management-system-134369
NQA. (2021). ISO 9001: Quality Management Systems (QMS). Quality Management. Diakses pada 11 April 2023 dari: https://www.nqa.com/en-id/certification/standards/iso-9001
Posey, B. (2021). ISO 31000 Risk Management. TechTarget : Security. Diakses pada 11 April 2023 dari: https://www.techtarget.com/searchsecurity/definition/ISO-31000-Risk-Management
Registrar Corp. (2023). What is ISO 22000? Diakses pada 11 April 2023 dari: https://online-training.registrarcorp.com/resources/what-is-iso-22000/
Wilber, J. (2020). What Exactly Is ISO Certified? And Why Does It Matter? Mead Metals. Diakses pada 11 April 2023 dari: https://www.meadmetals.com/blog/what-exactly-is-iso-certified-and-what-does-it-mean

