Dalam sebuah perusahaan, keberhasilan dalam mencapai tujuan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk atau layanannya, tetapi juga oleh kepemimpinan yang mampu mengarahkan strategi perusahaan secara efektif.
Board of Directors (BOD) menjadi salah satu pihak yang berperan penting dalam kepemimpinan perusahaan tersebut.
Oleh karena itu, memahami peran dan pentingnya BOD menjadi hal penting bagi kita yang ingin membangun organisasi yang kuat, kompetitif, dan mampu menghadapi banyak tantangan dalam usaha. Apa saja peran dan pentingnya BOD?
Baca Juga: Pentingnya Training Leadership untuk Upskilling Karyawan
Pengertian Board of Directors (BOD)
Sebelum memahami peran dan pentingnya BOD, mari kita mengetahui apa itu Board of Directors (BOD). Jadi BOD sendiri dikenal dengan dewan direksi.
Suatu tim yang bertanggung jawab untuk memberikan arahan dan saran kepada tim eksekutif dan CEO. Umumnya BOD dipilih oleh para pemegang saham.
Peran Board of Directors (BOD) dalam Perusahaan
Dewan direksi atau BOD memiliki penting dalam perusahaan yang terdiri dari:
1. Memberikan Proteksi Terhadap Kepentingan Para Pemegang Saham
Peran pertama dari BOD adalah melakukan promosi upaya dan aktivitas perusahaan yang mampu meningkatkan value perusahaan di mata para pemegang saham.
Termasuk memastikan pemegang saham menerima berbagai laporan keuangan dengan tepat. Tidak hanya itu, BOD juga bertanggung jawab untuk memberikan informasi penting lain yang bisa memengaruhi kepemilikan saham.
2. Menjaga Komunikasi dengan Mereka yang Berkepentingan
Peran selanjutnya, BOD harus menjalin komunikasi yang baik dengan bisnis atau individu lain yang berkepentingan dengan perusahaan kita.
Baca Juga: Tips Memaksimalkan Komunikasi ke Atasan dan ke Bawahan di Lingkungan Kerja
Dengan begitu, berbagai masalah bisa diatasi, memahami kepentingan-kepentingan organisasi, membuat perubahan jika diperlukan, dan memberikan dampak yang positif.
3. Pengelolaan Risiko
BOD juga memiliki peran untuk melakukan pengelolaan risiko suatu perusahaan. Caranya dengan menerapkan kebijakan yang mendukung.
Sehingga organisasi bisa melakukan identifikasi, evaluasi, dan memberikan tanggapan terkait risiko keuangan, hukum, serta keamanan.
Baca Juga: Pentingnya Manajemen Risiko dalam Pengambilan Keputusan
4. Sebagai Pengawas Kinerja Manajemen
Peran ini menjadi salah satu yang utama. BOD mengawasi kinerja para manajemen eksekutif.
Misalnya melakukan penilaian kinerja CEO dan tim yang terlibat. Keterlibatan semua stakeholder penting dalam hal ini agar semuanya berjalan sesuai dengan rencana.
5. Melakukan Pengangkatan dan Pemberhentian Manajemen Senior
BOD berwenang untuk mengangkat dan memberhentikan seseorang yang berada di posisi strategis. Seperti CFO atau Chief Financial Officer, COO atau Chief Operating Officer, dan Manajer lainnya.
Posisi-Posisi dalam BOD

Board of Directors (BOD) terdiri dari jabatan yang memiliki perannya masing-masing, yakni:
- Presiden Direksi yang bertugas sebagai pemimpin. Selain itu presiden direksi juga mengelola dewan direksi. Termasuk di dalamnya ada penetapan agenda, rapat dewan, pembentukan komite, dan lain-lain.
- Wakil presiden direksi bekerja dengan presiden direksi untuk menjalankan berbagai tanggung jawab mereka. Termasuk mampu mengatasi adanya potensi konflik kepentingan yang mungkin melibatkan para anggota dewan.
- Sekretaris yang memiliki tugas sebagai pengelola administrasi dewan. Misalnya mencatat pokok bahasan rapat dewan dan memiliki tanggung jawab menjaga keakuratan suatu catatan perusahaan
- Bendahara fokus dalam anggaran perusahaan, investasi, kebijakan keuangan serta akuntansi, dan lain sebagainya.
Cara Pemilihan BOD dalam Suatu Perusahaan
Biasanya pemilihan BOD dilakukan lewat RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham. Baik untuk perusahaan tertutup atau publik. Mari kita cari tahu perbedaan pemilihan BOD dalam dua jenis perusahaan tersebut:
1. Memilih BOD pada Perusahaan Tertutup atau PT Biasa
Untuk perusahaan tertutup, proses yang dilalui lebih fleksibel dan sederhana dengan mekanisme berikut:
- Pengusulan calon direksi oleh pemegang saham
- Nama-nama calon direksi tersebut kemudian dibahas dalam RUPS
- Pemegang saham voting atau melakukan musyawarah
- Kandidat yang telah disetujui akan resmi diangkat menjadi dewan direksi
2. Memilih BOD pada Perusahaan Publik atau Tbk
Sementara itu bagi perusahaan publik, prosesnya lebih ketat karena diawasi oleh para regulator. Misalnya oleh OJK. Masa jabatannya sendiri umumnya selama 5 tahun. Mekanismenya sebagai berikut:
- Dewan komisaris atau komite nominasi mengajukan kandidat direksi
- Kandidat yang dipilih harus memenuhi persyaratan seperti kompetensi, integritas, dan rekam jejak
- Ada juga kandidat yang perlu melakukan fit and proper test
- Selanjutnya, disahkan lewat RUPS
- Regulator akan mendapatkan laporan hasilnya
Sebagai seorang karyawan kita perlu memahami peran Board of Directors (BOD) agar semakin mengenal bagaimana perusahaan tempat kita bekerja berjalan.
Tidak hanya itu pengetahuan mengenai BOD ini juga bisa memberikan kita wawasan jika suatu saat ini ingin mengembangkan bisnis sendiri. Maka dari itu tidak ada salahnya mengikuti training perusahaan yang ditawarkan oleh pihak L&D Perusahaan.
PasarTrainer memiliki berbagai program untuk mendukung kebutuhan tersebut. Misalnya Business Model Canvas for Aviation Training Institution, IntroBiz: Introduction to Business, Memahami Industri Properti untuk Penguatan Bisnis Pembiayaan Ritel, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Keuntungan Inhouse Training bagi Pengembangan Karyawan dan Perusahaan
Untuk menemukan semua program pelatihan perusahaan tersebut, kita bisa cek halaman All Training Program Entrepreneurship.
Selain itu, PasarTrainer juga memiliki berbagai Corporate Solutions untuk meningkatkan keterampilan karyawan.
Mengapa harus PasarTrainer? karena sudah dipercaya oleh lebih dari 400 leading companies dan memiliki 1080 lebih qualified trainers. Jadi kualitasnya sudah tidak diragukan lagi.
Referensi:
www.doku.com - tugas dan tanggung jawab board of directors bod perusahaanamt-it.com - bod perusahaan adalah
prasmul-eli.co - Pengertian Board of Directors BOD dan Perannya Bagi Perusahaan

