Kehadiran Artificial Intelligence atau AI telah mengubah banyak hal termasuk dunia kerja. Kini AI tidak dihindari lagi melainkan menjadi rekan kerja untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas dalam pekerjaan.

BACA JUGA: 6 Keuntungan Analisis Data dengan AI yang Perlu Kita Pahami di Era Digital

Seiring berkembangnya AI, kini semakin banyak layanan AI yang bisa membantu kita dalam menyelesaikan pekerjaan. Apa saja AI yang dimaksud? Mari kita cari tahu bersama-sama.


Berbagai Macam AI untuk Pekerjaan

Dengan penggunaan yang bijak AI bisa memberikan kita berbagai manfaat untuk menyelesaikan pekerjaan. Mulai dari pengelolaan bisnis bahkan sampai mendeteksi penyakit. Berikut beberapa AI yang bisa kita gunakan:

BACA JUGA: 8 Jenis Pekerjaan di Bidang Artificial Intelligence yang Paling Dibutuhkan

ChatGPT 

Tampilan Chat GPT

Macam AI pertama ada ChatGPT. Aplikasi AI ini menjadi salah satu yang populer di Indonesia karena fleksibilitasnya dalam melakukan percakapan dengan pengguna, bantuan kode, dukungan otomasi bisnis. 

Kemudian pembuatan konten secara kreatif. Tidak hanya itu, ChatGPT juga bisa kita gunakan dalam dunia penulisan kreatif. 

Claude AI

Tampilan Claude AI

Baru-baru ini Claude AI mencapai popularitasnya di Indonesia. Salah satu kekuatan utama dari Claude AI adalah kemampuannya dalam memahami konteks yang panjang dan bisa menghasilkan tulisan terstruktur serta natural. 

Umumnya Claude AI digunakan untuk membantu menganalisis dokumen, technical writing, hingga penulisan laporan. Outputnya juga lebih natural sehingga AI tone terasa lebih minimal. 

DeepSeek

Tampilan DeepSeek

AI satu ini dikembangkan oleh startup dari China. DeepSeek AI unggul dalam efisiensi biaya dan kemampuan teknisnya. 

Kemampuan tersebut antara lain penalaran matematis, pemrograman, dan dukungan yang kuat untuk memproses bahasa alami atau NLP. DeepSeek diketahui masuk dalam spesialis bidang code generation. 

Google Gemini

Tampilan Google Gemini

Sebagai pengguna Google kita bisa menikmati Google Gemini ini untuk membantu produktivitas. Google Gemini sudah terintegrasi dengan berbagai Google Workspace. Misalnya Gmail, Docs, dan Sheets. 

Keunggulan tersebut membuat Gemini sangat cocok untuk membantu kebutuhan kerja kita sehari-hari. 

Gemini memiliki kemampuan dalam memahami suatu konteks dari berbagai dokumen yang berada di dalam ekosistem. Selain itu, Google Gemini juga cocok untuk kita gunakan dalam mendukung kolaborasi tim. 

Perplexity AI

Tampilan Perplexity

AI satu ini memiliki keunggulan sebagai mesin pencari dengan basis percakapan. Untuk datanya sendiri mengandalkan data web secara real time sehingga bisa memberikan jawaban yang bersifat faktual dan akurat. 

Perplexity AI mampu memberikan respon dengan sumber terverifikasi dan jelas. Sehingga cocok untuk kita gunakan dalam membantu riset akademis sampai kebutuhan informasi yang berbasis data. 

Namun jika dibandingkan dengan ChatGPT, Perplexity AI lebih kaku dan tidak unggul dalam percakapan kreatif serta interaksi terbuka. 

Notion AI

Tampilan Notion AI

Aplikasi Notion juga cukup ramai digunakan oleh masyarakat Indonesia bahkan sempat viral beberapa waktu lalu. 

Dengan menggunakan Notion AI kita akan terbantu dalam membuat ringkasan, catatan, dan task management hanya dalam satu platform. 

Biasanya Notion digunakan oleh knowledge worker dan tim startup. Kolaborasi tim dan pengelolaan informasi juga lebih mudah dengan adanya integrasi ke workspace. 

Canva AI

Tampilan Canva AI

Kalau kita sering menggunakan Canva, maka fitur Canva AI ini wajib kita gunakan secara optimal. Canva AI terintegrasi dengan platform Canva itu sendiri. 

Fitur AI akan membantu kita untuk menggunakan Magic Write, Magic Design, hingga Text to Image. 

Dengan begitu kita bisa lebih mudah dalam menghasilkan desain yang profesional. Selain itu, Canva AI juga menyediakan banyak template yang mudah kita kustomisasi sesuai dengan kebutuhan. 

Manus AI

Tampilan Manus AI

Hadirnya Manus AI membantu kita dalam menjalankan task yang kompleks secara otomatis. Manus unggul dalam memberikan jawaban dan aksi sehingga mampu menggantikan berbagai proses operasional. 

Manus AI cocok digunakan untuk automation bisnis dan mendukung kompleksitas workflow.


Kesimpulan

Artificial Intelligence atau AI memiliki berbagai kegunaan mulai dari untuk penulisan, konten, desain, riset, coding, produktivitas, hingga automation. Penggunaan secara bijak dalam dunia kerja akan membantu kita agar lebih efisien dalam bekerja. 

Bijak dalam penggunaan beriringan dengan wawasan kita terhadap AI. Maka dari itu sebelum menggunakan sebagai partner kerja, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu AI dengan mengikuti training dari PasarTrainer

Salah satunya bertajuk Artificial Intelligence: Sustaining Enterprise AI Innovation Journey. Dengan mengikuti pelatihan tersebut kita akan memahami konsep dan inti dari Innovation Management System (IMS) atau ISO 56001. 

Kemudian mengidentifikasi risiko yang bisa mengurangi nilai bisnis dari implementasi inovasi AI. , merumuskan kontrol dan rencana dalam IMS, mempersiapkan aspek pendukung lain yang dibutuhkan oleh IMS (ISO 56001), serta menyusun rencana aksi yang tepat untuk pemantauan dan peningkatan IMS berkelanjutan.

BACA JUGA: Training Data Management untuk Karyawan: Manfaat dan Pentingnya

Selain itu ada berbagai topik mengenai AI lainnya seperti Enterprise AI Governance & Policy Development for IT Team, Artificial Intelligence for Strategic Leadership, AI for HR, AI Opportunity Spotting for Operation & Technology, serta masih banyak pelatihan lainnya. 

Kita bisa cek semua pelatihan tersebut dalam halaman All Program Technology dan pilih pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan kita.


Referensi:

www.tempo.co - perbandingan berbagai jenis model ai chatgpt hingga perplexity


labfti.dinamika.ac.id - mengenal artificial intelligence dasar jenis dan perkembangannya


idstar.co.id - jenis ai selain chatgpt