Salah satu tugas kita dalam bekerja adalah reporting melalui laporan pekerjaan yang kita buat. Laporan tersebut merupakan alat komunikasi penting dalam dunia kerja.
Secara umum, fungsi dari laporan pekerjaan untuk menyampaikan informasi. Namun lebih daripada itu. Ada berbagai tujuan mengapa reporting sangat penting. Agar lebih memahaminya, mari kita mencari tahu bersama-sama.
Definisi Laporan Pekerjaan
Secara umum laporan adalah gambaran 5W1H atau what, where, when, why, who, dan how yang bertanggung jawab terhadap suatu hal yang dilakukan atau terjadi.
Sementara itu jika menjurus pada laporan kerja, maka terkait dengan dokumen yang di dalamnya terdapat catatan tugas yang telah kita selesaikan hingga tantangan dalam menyelesaikan pekerjaan tersebut.
Laporan harus disusun secara terstruktur dan jelas. Sehingga perusahaan lebih mudah dalam melacak progres kita.
Adanya reporting dari karyawan ini juga membantu perusahaan menganalisis pekerjaan yang sedang berjalan dan sebagai sumber informasi untuk HR tentang apa saja pekerjaan yang sedang dilakukan oleh karyawan.
Baca Juga: 7 Manfaat Training HR dalam Mengelola SDM Perusahaan
Manfaat dan Tujuan Melakukan Reporting

Adanya laporan dari karyawan ini sangat penting karena memiliki banyak tujuan. Tidak sekadar tulisan di atas kertas.
Maka dari itu suatu laporan harus dikerjakan secara terstruktur dan jelas. Berikut beberapa manfaat dan tujuan pembuatan laporan pekerjaan bagi karyawan dan perusahaan:
1. Alat Pemantauan Progress
Bagi karyawan laporan kerja memberikan kemudahan untuk memantau progress pekerjaan yang sedang berlangsung. Sehingga kita sebagai karyawan bisa mengetahui kapan pekerjaan bisa diselesaikan dan memahami tingkat kesulitannya.
2. Membantu Mengelola Waktu Bekerja
Dengan adanya laporan kerja, maka kita akan lebih mudah untuk mengelola waktu kerja. Sehingga kita memahami ritme kerja yang kita miliki. Apabila ada yang kurang, maka kita bisa segera memperbaikinya.
3. Dasar Evaluasi dan Perbaikan
Laporan kerja memberikan kita gambaran jelas terkait hasil pekerjaan yang telah dilakukan.
Baca Juga: Cara Mengukur dan Mengevaluasi Performa dalam Bekerja
Informasi tersebut bisa digunakan untuk mengevaluasi kinerja individu maupun tim, sekaligus mengidentifikasi area yang masih perlu diperbaiki agar pekerjaan berikutnya bisa berjalan lebih efektif dan efisien.
4. Mengidentifikasi Kendala dan Risiko Sejak Dini
Dalam melaksanakan pekerjaan, kita bisa saja menghadapi kendala atau hambatan. Reporting akan membantu kita memahami masalah dengan lebih cepat.
Sehingga kita bersama perusahaan bisa segera mengambil langkah penanganan yang tepat sebelum dampaknya menjadi lebih besar dan parah.
5. Mendukung Pengambilan Keputusan
Data dan informasi yang ada di dalam laporan kerja menjadi bahan pertimbangan penting bagi manajemen dalam mengambil keputusan.
Keputusan yang berbasis data akan akurat dan cenderung lebih tepat serta mampu mendukung pencapaian tujuan perusahaan.
6. Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Reporting akan membantu perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparan. Ini karena setiap aktivitas dan hasil pekerjaan telah terdokumentasi secara jelas.
Selain itu, pelaporan juga menunjukkan bentuk tanggung jawab karyawan terhadap tugas yang diberikan.
7. Mempermudah Koordinasi Antar Tim
Saat informasi pekerjaan tersampaikan dengan baik melalui reporting, maka setiap anggota tim bisa memahami perkembangan proyek atau tugas yang sedang dijalankan.
Hal tersebut akan membantu mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan koordinasi antarbagian.
8. Meningkatkan Produktivitas Kerja
Laporan kerja yang terstruktur akan memudahkan pemantauan pekerjaan. Sehingga kita bisa mengetahui prioritas pekerjaan yang harus diselesaikan.
Sementara pihak manajemen bisa memastikan bahwa sumber daya digunakan secara optimal untuk mencapai target yang sudah ditetapkan.
9. Berguna Sebagai Dokumentasi dan Referensi
Laporan kerja juga berfungsi sebagai catatan resmi yang bisa digunakan sebagai referensi di masa depan.
Dokumentasi ini sangat berguna untuk keperluan audit, penyusunan strategi, evaluasi proyek, hingga pembelajaran dari pengalaman kerja sebelumnya.
10. Membantu Meningkatkan Kualitas Kerja
Melalui evaluasi yang dilakukan berdasarkan laporan, perusahaan bisa menemukan peluang untuk meningkatkan kualitas proses maupun hasil pekerjaan.
Baca Juga: Self Improvement Seorang Leader untuk Meningkatkan Kualitas Kepemimpinan
Perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan akan membantu menciptakan kinerja yang lebih baik dari waktu ke waktu.
Membaca manfaat dan tujuan dari reporting di atas semakin menegaskan bahwa fungsinya bukan sekadar untuk ditumpuk ke atasan, melainkan sebagai alat komunikasi dan pengendalian yang penting untuk membantu perusahaan menjalankan operasional.
Kemudian meningkatkan efektivitas kerja, hingga mendukung pengambilan keputusan. Agar laporan kerja dapat digunakan secara efektif, maka dibutuhkan penyusunan yang terstruktur dan komprehensif.
Untuk itu L&D perusahaan harus mempertimbangkan pelatihan penyusunan laporan kepada semua karyawan. PasarTrainer sebagai vendor training menyediakan berbagai training penyusunan work report tersebut.
Baca Juga: Keuntungan Inhouse Training bagi Pengembangan Karyawan dan Perusahaan
Seperti Business Report Lab: Membuat Laporan Bisnis yang Akurat & Persuasif, Prepare of Comprehensive Individual Risk Assessment IRA Report, Internal Control over Financial Reporting ICOFR, dan masih banyak lagi.
Kita bisa menemukan semua program penyusunan laporan tersebut pada halaman All Training Program Work Report.
Selain itu, vendor training PasarTrainer juga menyediakan berbagai program sebagai solusi masalah perusahaan. Cek Corporation Solutions untuk mendapatkan informasi lebih lengkapnya.
Referensi:
gajihub.com - work reportadminca.sch.id - laporan harian
www.gramedia.com - pengertian laporan
id.jobstreet.com - jenis report dunia kerja cara membuat

