Dalam menjamin mutu layanan atau produk dari pelaku bisnis Indonesia, diperlukan sertifikasi Standar Nasional Indonesia atau SNI.
Sertifikasi tersebut diberikan kepada produk yang sudah memenuhi syarat pemerintah lewat Badan Standarisasi Nasional atau BSN. Adanya SNI akan menjamin kualitas produk. Selain itu apa saja manfaat dari sertifikasi SNI? Mari kita gali bersama-sama.
BACA JUGA: Memahami Business Model Canvas: Elemen & Tips
Pengertian Standar Nasional Indonesia atau SNI
Kita coba pahami terlebih dahulu apa itu SNI. Jadi SNI sendiri merupakan standar yang telah ditetapkan oleh BSN atau Badan Standardisasi Nasional.
SNI mencakup banyak aspek. Seperti layanan, produk, dan sistem yang diterapkan pada berbagai sektor industri. Adanya SNI ini untuk memastikan bahwa suatu jasa, produk, maupun proses sudah memenuhi keamanan, kualitas, dan kinerja.
Jenis-Jenis SNI dalam Bisnis
Seperti sedikit disinggung di atas bahwa terdapat tiga kategori SNI, yakni:
- SNI untuk produk adalah standar ada kaitannya dengan spesifikasi teknis produk. Misalnya proses produksi, bahan baku, sampai kualitas produk yang sudah jadi.
- SNI untuk layanan adalah standar yang diberikan untuk mengatur kualitas beserta tata kelola suatu layanan atau jasa yang diberikan suatu perusahaan atau penyedia jasa lainnya.
- SNI untuk sistem adalah standar yang khusus untuk mengatur sistem manajemen dan proses operasionalnya di dalam perusahaan atau organisasi
Manfaat Memiliki Sertifikasi SNI

Dengan mempunyai sertifikasi SNI kita tidak hanya memberikan manfaat kepada bisnis, melainkan juga kepada konsumen. Berikut manfaat-manfaat sertifikasi SNI yang membuatnya begitu penting untuk dimiliki.
Jaminan Kualitas pada Konsumen
Adanya SNI pada produk yang kita jual akan memberikan jaminan mutu. Dengan demikian konsumen kita akan yakin bahwa produk tersebut aman digunakan dan dapat bekerja dengan baik.
Sertifikasi SNI juga memberikan proteksi kepada konsumen dari produk-produk yang berbahaya untuk keselamatan dan membantu mereka untuk memilih berdasarkan preferensi serta kebutuhan.
Kesempatan Bersaing dengan Produk Luar Negeri
Produk dalam negeri bisa kalah dengan produk luar negeri karena adanya pasar bebas. Agar dapat bersaing, diperlukan sertifikasi SNI agar produk Indonesia mempunyai acuan standar produksi dan kualitas yang jelas.
Dengan adanya SNI, pemerintah juga terbantu dalam pengawasan dan menjamin produk Indonesia. Jadi, walaupun produk luar harganya lebih murah, tetapi produk dalam negeri sudah memiliki standar yang jelas maka tetap akan menang.
Meningkatkan Kesadaran Terhadap Keamanan Lingkungan
SNI sendiri mengatur aspek lingkungan yang berkelanjutan. Dengan demikian sertifikasi tersebut bisa memberikan pengaruh positif pada pengelolaan sumber daya alam dan mengurangi dampak negatif yang bisa terjadi pada lingkungan.
Memperkuat Citra Merek
SNI juga menjadi salah satu strategi untuk memperkuat citra brand perusahaan. Karena kita berorientasi kepada kualitas. Adanya sertifikasi SNI juga membuka peluang bisnis baru.
BACA JUGA: 7 Strategi Branding yang Menarik dan Efektif untuk Penjualan
Misalnya tender proyek swasta maupun pemerintah. Lebih jauh lagi, proses mengurus sertifikasi SNI akan mendorong perusahaan untuk meningkatkan sistem manajemen dan kualitas produknya.
Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
Dengan memiliki sertifikasi SNI, kita telah menumbuhkan rasa kepercayaan pelanggan pada produk, layanan, hingga sistem kita.
BACA JUGA: Strategi Meningkatkan Layanan Pelanggan untuk Loyalitas dan Pertumbuhan Bisnis
Konsumen cenderung memiliki produk yang kualitasnya sudah terbukti oleh standar yang ditetapkan. Karena artinya produk tersebut aman digunakan. Pada gilirannya, kepercayaan pelanggan akan semakin meningkat.
Sanksi Pemalsuan Sertifikat SNI
Jangan sekali-kali berpikir untuk memalsukan sertifikat SNI karena berdasarkan Pasal 62 UU 20/2014 pemalsuan akan dikenai sanksi pidana penjara dan/atau denda.
Hukuman tersebut untuk menjaga integritas dari sistem sertifikasi SNI dan memberikan proteksi kepada konsumen dari produk yang tidak aman. Adanya sanksi pidana diharapkan memberikan efek jera kepada yang bersangkutan.
Kesimpulan
SNI bukan sekadar sertifikasi melainkan sebagai tanda bahwa suatu produk, layanan, hingga sistem telah memenuhi standar yang ditetapkan. Sertifikasi tersebut berlaku secara nasional.
BACA JUGA: Sertifikasi: Mengapa Penting untuk Pengembangan Karier Profesional?
Untuk mendapatkannya diperlukan berbagai dokumen seperti formulir permohonan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI, Nomor Induk Berusaha (NIB) Berbasis Risiko.
Kemudian Surat Pendaftaran Merek, NPWP, Sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000, dan Akta Notaris.
Itu baru dokumennya, langkah-langkah menuju perolehan sertifikasi juga panjang karena membutuhkan pengujian di laboratorium.
Tidak perlu bingung terkait proses pengajuan sertifikasi SNI karena kita bisa dituntun oleh PasarTrainer melalui training untuk distributor berjudul How to Set-up and Acquire SNI Product Certification.
Setelah mengikuti training tersebut, kita akan memahami proses pendaftaran ke SINAS, mengetahui cara membeli formulir Standar BSN yang dibutuhkan, cara melakukan pengujian sesuai persyaratan SNI.
BACA JUGA: Peran Training Penjualan dan Distribusi Meningkatkan Sales
Kemudian cara menyediakan sampel terpilih untuk diuji oleh laboratorium eksternal dan cara membuat dokumentasi untuk pengujian SNI.
Selain terkait sertifikasi SNI, PasarTrainer juga memiliki training untuk distributor lainnya seperti Category Management, Distributor Management, Trade Marketing for Consumer Electronic, dan masih banyak lagi.
Kita bisa melihat puluhan training untuk distributor di sini. Kemudian tinggal pilih training yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan kita.
Referensi:
www.sucofindo.co.id - pentingnya sertifikasi sni untuk pelaku usahalegalitas.org - pengertian dan tujuan sertifikasi sni
www.ruangkerja.id - pentingnya pengusaha mengenal sni dan manfaatnya bagi bisnis ikm
siplawfirm.id - pentingnya standar nasional indonesia bagi pelaku usaha

