Seiring berkembangnya teknologi dan industri, banyak orang membutuhkan produk digital. Karena kebutuhan itulah, kini banyak bisnis yang menawarkan produk digital. 

Berbeda dengan produk fisik misalnya makanan, produk digital tidak perlu pabrik, gudang, atau dikirim dengan ekspedisi. Kelebihan lain dari produk ini adalah kemudahannya dalam distribusi. 

Namun walau banyak kelebihan, perlu strategi penjualan yang tepat agar produk digital kita menarik perhatian calon pembeli. Lalu bagaimana cara menjualnya? Mari kita gali bersama. 

Definisi dan Keunggulan Produk Digital 

Seperti sedikit dijelaskan pada paragraf awal bahwa produk digital tidak memiliki bentuk fisiknya. Biasanya produk ini berbentuk file digital yang bisa diunduh. 

Intinya produk-produk yang bisa diunduh secara digital berarti masuk sebagai produk digital. Produk tersebut dijual secara online dan oleh siapapun asalkan ada perangkat yang mendukung serta internet. Selain itu, berbisnis produk digital memberikan kita banyak keuntungan beberapa di antaranya adalah:

  1. Hemat biaya karena produk digital tidak mempunyai persediaan atau biaya overhead 
  2. Margin keuntungan yang lebih tinggi karena tidak ada biaya berulang. Dengan demikian kita bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak. . 
  3. Dapat menjangkau pasar karena produk digital bisa diakses di manapun
  4. Produk dapat langsung diterima oleh pelanggan karena mereka hanya perlu mengunduhnya

Baca Juga: Ingin Konten Video Viral? Ini Cara Penulisan Script yang Menarik


Jenis-Jenis Produk Digital

Jika ingin mencoba menjual produk digital, kita perlu memahami dulu apa saja jenis produknya. Berikut beberapa di antaranya:

1. E-book 

Kita bisa menulis e-book sesuai topik dan tema yang kita inginkan atau kuasai. Misalnya kisah fiksi, tutorial, tips keuangan, tips marketing, panduan belajar dan lain sebagainya. 

2. Online Course atau Kursus Online 

Saat ini tren belajar secara online semakin meningkat karena kebutuhan upgrade skill. Kita bisa membuat kursus online berupa audio, video, hingga format PDF. 

Kita bisa mengambil topik desain, coding, digital marketing, bahasa asing, hingga self-improvement. 

3. Foto dan Video 

Produk digital berupa foto banyak dicari oleh pemilik website dan blogger. Kita bisa memotret banyak hal. Mulai dari pemandangan, otomotif, dan topik spesifik lainnya.

Begitupula dengan video. Misalnya ada rekaman drone, ulasan produk, video game, dan lain-lain. 

4. Template untuk Desain

Template yang dimaksud adalah untuk kebutuhan presentasi, resume, dan media sosial. Target pasar dari produk digital ini adalah orang yang memerlukan hasil instan tanpa harus desain sejak awal. 

5. Sound Effect dan Musik 

Podcast, game, video, hingga konten Youtube membutuhkan audio. Sehingga kita bisa mengambil kesempatan tersebut untuk menjual sound effect atau musik. Kita bisa menjual jingle pendek, instrumen, dan sound effect dengan tema tertentu.


Cara Memasarkan Produk Digital 

Sumber: Pexels

Sebagus-bagusnya produk digital yang kita buat tetapi tidak dibersamai dengan pemasaran yang tepat akan membuatnya tidak laku. Berikut beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk memasarkan produk digital:

1. Memahami Target Pasar 

Sebelum memasarkan produk, kita harus menentukan terlebih dahulu target pasar yang ingin dijangkau. Caranya dengan memahami kebutuhan, kebiasaan, masalah, dan platform yang sering mereka gunakan. 

2. Membangun Identitas dan Nilai Produk 

Selanjutnya kita perlu menjelaskan manfaat yang ditawarkan oleh produk digital kita. Seperti menunjukkan perbedaan produk kita dengan kompetitor sehingga calon pelanggan memiliki alasan kuat untuk memilih produk kita. 

3. Memanfaatkan Media Sosial 

Kini media sosial menjadi salah satu sarana pemasaran yang relatif terjangkau dan efektif. 

Untuk memanfaatkannya kita perlu membuat konten yang edukatif, informatif, atau menghibur agar audiens tertarik. Cara tersebut juga bisa membangun kepercayaan pelanggan terhadap produk kita. 

4. Memberikan Testimoni dan Bukti Sosial 

Calon pelanggan cenderung lebih mempercayai produk yang sudah digunakan dan direkomendasikan oleh orang lain. Maka dari itu, kita bisa menampilkan testimoni, ulasan, atau studi kasus dari pengguna sebelumnya. 

5. Menawarkan Promo atau Free Trial 

Diskon, bonus, atau masa uji coba gratis bisa menjadi cara efektif untuk menarik minat calon pelanggan yang masih ragu untuk membeli. 

Memasarkan produk digital memerlukan strategi yang tepat. Maka dari itu untuk meningkatkan skill kita dan mendapatkan keuntungan besar, kita perlu mengikuti training sales & marketing.


PasarTrainer menyediakan pelatihan tersebut yakni “Building Brands with Integrated Marketing Communication Strategy”.

Training sales & marketing intensif satu hari ini dipimpin oleh Juli Nugroho. Dirancang untuk menjembatani kesenjangan kritis antara strategi merek tingkat tinggi dan eksekusi pemasaran taktis. 

Pada akhir pelatihan kita akan mampu menganalisis posisi merek, merumuskan identitas strategis, mengembangkan rencana induk, mengintegrasikan saluran online dan offline.

Baca Juga: Lebih Paham Soal Pentingnya Training Sales dan Marketing

Kemudian mengukur keberhasilan dengan metrik dan KPI. Selain itu, PasarTrainer juga memiliki pelatihan “Digitalization Product Management, Strategy Design UI/UX, Improvement for Company (Online)”. 

Dengan mengikuti training sales & marketing ini kita akan memahami manajemen produk digital, tantangan dan peluang dalam manajemen produk, hingga memahami desain UI/UX.

Tinggal dipilih mana pelatihan yang sesuai kebutuhan kita. Pelatihan ini menjadi investasi jangka panjang yang sangat bermanfaat untuk kita. Jadi mari pertimbangkan untuk mendaftar.


Referensi:

mif.telkomuniversity.ac.id - 10 contoh produk digital yang bisa bikin cuan


www.ocbc.id - 10 produk digital ini hasilkan cuan luar biasa apa saja


midtrans.com - produk digital


www.ciputra.ac.id - apa itu produk digital pengertian dan contoh lengkap untuk pemula


www.hostinger.com - jualan produk digital