Di tengah dunia kerja yang terus berubah, kemampuan untuk belajar dan beradaptasi menjadi semakin penting. 

Sebagai karyawan, kita tidak hanya dituntut untuk menguasai keterampilan yang dimiliki saat ini, tetapi juga harus mampu mempelajari hal baru saat menghadapi perubahan. 

Kemampuan inilah yang dikenal sebagai learning agility. Lantas, seberapa besar pengaruh learning agility terhadap kinerja karyawan dan mengapa kemampuan ini penting bagi dunia kerja?


Definisi Learning Agility

Agar lebih memahami learning agility, kita harus memahami dulu definisinya. Dari learning agility jika kita artikan ke dalam bahasa Indonesia artinya ketangkasan belajar.

Sementara secara definisi learning agility merupakan kemampuan kita untuk terus belajar beradaptasi pada situasi baru, pengalaman, hingga mengadopsi mindset atau pola pikir yang berbeda.

Learning agility membuat kita tetap nyaman dan tangkas walaupun harus menghadapi situasi yang kurang nyaman. Memiliki learning agility membantu kita terbiasa dalam menghadapi perubahan, mengevaluasi diri untuk berkembang, hingga mencari masukan. 

Dalam konteks dunia kerja, learning agility sangat penting karena kemampuan tersebut menunjukkan bahwa kita mempunyai keterbukaan dan fleksibilitas terhadap inovasi.


Jenis-Jenis Learning Agility

Learning agility memiliki beberapa dimensi yang menggambarkan kemampuan seseorang dalam belajar, beradaptasi, dan berkembang ketika menghadapi situasi baru. Berikut beberapa jenis learning agility yang umum dikenal: 

Mental Agility

Learning agility satu ini merupakan kemampuan untuk berpikir kritis, memahami persoalan yang kompleks, serta melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang. 

Individu dengan kemampuan ini dapat lebih cepat memahami informasi baru dan menentukan keputusan yang tepat. 

People Agility

Berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam berinteraksi dan bekerja sama dengan orang lain. 

Kemampuan ini mencakup membangun hubungan, menyampaikan ide dengan jelas, serta menyesuaikan cara berkomunikasi dengan karakter dan kebutuhan orang yang berbeda. 

Change Agility 

Kemampuan untuk menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap perubahan. Individu dengan kemampuan ini tidak mudah merasa terhambat ketika menghadapi kondisi yang tidak pasti atau situasi yang berbeda dari sebelumnya. 

Alih-alih melihat perubahan sebagai ancaman, mereka cenderung menganggapnya sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. 

Result Agility

Berfokus pada kemampuan menerapkan pengetahuan dan pengalaman menjadi tindakan yang menghasilkan. 

Individu dengan kemampuan ini tidak hanya mampu belajar, kita juga bisa menggunakan hasil pembelajarannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.


Pengaruh Learning Agility untuk Karyawan 

Skills | Sumber: Magnific
Skills | Sumber: Magnific

Saat memiliki kemampuan learning agility, kita akan mendapatkan beberapa pengaruh yang sangat menguntungkan dalam hal pekerjaan seperti:

Kinerja yang Meningkat 

Learning agility membantu kita sebagai karyawan belajar dari pengalaman dan menerapkan pembelajaran tersebut ketika menghadapi situasi baru. Sejumlah penelitian menemukan hubungan positif antara learning agility dan kinerja karyawan. 

Misalnya, penelitian pada karyawan PT Excelitas Technologies Batam menemukan bahwa learning agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. 

Membantu Adaptasi Terhadap Perubahan 

Karyawan dengan learning agility yang lebih siap menghadapi perubahan karena mampu mempelajari hal baru dan menerapkan pengalaman sebelumnya dalam kondisi yang berbeda. 

Literatur tentang learning agility juga menempatkannya sebagai salah satu kemampuan yang berkaitan dengan adaptasi terhadap situasi kerja yang baru dan berubah. 

Mendorong Kemampuan Menyelesaikan Tantangan Kerja 

Learning agility tidak hanya berkaitan dengan kemauan belajar, tetapi juga kemampuan menggunakan pembelajaran untuk menghadapi tantangan baru. 

Penelitian pada personel militer Korea Selatan menemukan bahwa learning agility menjadi mediator antara tantangan pekerjaan dan kinerja. Artinya, tantangan kerja dapat mendorong proses belajar yang kemudian berkontribusi terhadap kinerja. 

Mendukung Pembelajaran Berkelanjutan

Karyawan yang memiliki learning agility cenderung lebih siap menerima pengalaman sebagai sumber pembelajaran. 

Penelitian UNDIP pada 2026 menunjukkan bahwa learning agility berpengaruh positif dan signifikan terhadap employee performance serta menjadi mediator antara continuous learning dan kinerja karyawan. 

Meningkatkan Work Engagement yang Mendukung Kinerja 

Learning agility juga dapat berkaitan dengan keterlibatan karyawan dalam pekerjaan. Studi yang diterbitkan pada 2026 menemukan bahwa learning agility berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap work engagement dan kinerja karyawan. 

Work engagement tersebut juga berperan sebagai mediator dalam hubungan antara learning agility dan kinerja. 

Membantu Mendorong Perbaikan Kinerja Secara Berkelanjutan

Karena learning agility berkaitan dengan kemampuan belajar dari pengalaman dan menerapkannya pada situasi baru, maka kemampuan ini dapat membantu kita sebagai karyawan untuk terus memperbaiki cara kerja. 

Systematic literature review mengenai learning agility juga menemukan kontribusinya terhadap peningkatan kinerja individu maupun organisasi. 

Pengaruh learning agility terhadap kinerja sangatlah besar untuk itu kita sebagai karyawan perlu meningkatkan kemampuan tersebut.


Ada berbagai cara seperti mendorong rasa ingin tahu, meningkatkan pola pikir berkembang, memberikan peluang untuk pengembangan dan pelajaran, dan lain sebagainya. 

Jika kita memerlukan pendampingan dalam prosesnya, kita bisa mengikuti training soft skills dari PasarTrainer yang berjudul Building Agility to Keep Growing. Ada berbagai kemampuan yang nantinya kita dapatkan setelah mengikuti training soft skills tersebut.

BACA JUGA: Meningkatkan Kinerja: Pentingnya Training Soft Skills

Dua di antaranya memahami pentingnya agility dan mengenali tantangan perubahan dalam bisnis. 

Selain training learning agility, kita juga bisa mengikuti berbagai training soft skills lainnya seperti Mental Health at Work, Critical Thinking for Better Business Decisions, Design Thinking for Business Innovation, dan masih banyak lagi. 

Kita bisa menemukan semua pelatihan tersebut pada halaman Kategori Training Leadership & Soft-Skills Training.


Referensi:

https://kelas.work/blogs/learning-agility-adalah


https://glints.com/id/lowongan/learning-agility-adalah/


https://journal.uii.ac.id/Psikologika/article/view/20587


https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/hrdq.21411


https://journal.stiejayakarta.ac.id/index.php/JMBJayakarta/article/view/252


https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12413054/


https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/54604/


https://ijbe.uniku.ac.id/pub/article/view/35


https://ejournal.itbwigalumajang.ac.id/index.php/ijamr/article/view/1541