Dalam dunia kerja ada istilah generalis dan spesialis. Keduanya sering menjadi pertanyaan. Kira-kira mana yang lebih baik? 

Sebagian orang mungkin lebih percaya bahwa mempunyai banyak keterampilan artinya membuka lebih banyak peluang. 

Namun di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa mendalami satu bidang hingga menjadi ahli adalah kunci kesuksesan. Lalu di antara keduanya, sebenarnya mana yang paling baik?

Baca Juga: Memahami Lebih dalam Interpersonal Skill untuk Karyawan

Memahami Generalis dan Spesialis 

Sebelum ke sana mari kita memahami dulu apa itu generalis dan spesialis. Secara umum, spesialis adalah karyawan yang mempunyai keahlian spesifik, mendalam, dan teknis terkait bidang khusus. 

Sementara itu, untuk generalis adalah karyawan dengan wawasan holistik dan umum pada berbagai bidang.


Kelebihan Generalis dan Spesialis

Baik generalis maupun spesialis, keduanya mempunyai kelebihannya masing-masing. Berikut beberapa kelebihannya:

Kelebihan Karyawan Generalis 

Seorang generalis biasanya mempunyai kelebihan:

  • Koneksi Luas Hingga Lintas Departemen 

Pertama, seorang generalis biasanya mempunyai banyak wawasan terkait berbagai bidang. 

Dengan wawasan tersebut, kita akan mudah melihat koneksi lintas departemen. Sehingga kita lebih mudah dalam mencari solusi suatu masalah. 

  • Memiliki Kemampuan dalam Beradaptasi

Kita sebagai seorang generalis akan memberikan keuntungan untuk perusahaan. 

Apalagi jika kita mempunyai banyak keahlian dan pengalaman yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan. Keahlian tersebut akan membantu menangani macam-macam tugas dengan lebih mudah. 

Baca Juga: Kunci Sukses, Mari Ketahui Manajemen Adaptasi Proyek dan Tips Penerapannya!

  • Karir yang Lebih Fleksibel 

Kelebihan lain dari generalis adalah kesempatan mengejar karier yang kita inginkan. Hal tersebut juga membantu kita keluar dari rasa bosan. 

Selain itu, biasanya seorang generalis mempunyai kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Komunikasinya juga baik. Kedua skill tersebut dibutuhkan pada banyak industri. 

Kelebihan Karyawan dengan Spesialis 

Source: Pexels

Sementara itu sebagai seorang karyawan spesialis, kita umumnya memiliki kelebihan berikut:

  • Memahami Suatu Topik Secara Mendalam 

Sebagai seorang spesialis artinya kita mempunyai wawasan yang mendalam terkait suatu topik. 

Sehingga kita mampu menjadi ahli pada bidang tersebut. Kita pun bisa menyelesaikan masalah dengan solusi yang lebih spesifik daripada generalis. 

  • Mempunyai Daya Tawar yang Tinggi 

Seorang spesialis juga mempunyai daya tawar tinggi pada lapangan pekerjaan. Alasannya karena tidak mudah mencari penggantinya. 

Terutama pada spesialis dengan bidang berisiko tinggi atau membutuhkan sertifikasi khusus. 

  • Kompetisi Lebih Rendah 

Jika kita memiliki kemampuan spesialis pada suatu bidang yang langka dan unik, maka akan menjadi nilai tambah. 

Semakin unik bidang yang kita kuasai, maka semakin rendah kompetisi di dalamnya. Sehingga kita lebih mudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji tinggi.


Mana yang Lebih Baik Antara Generalis dan Spesialis?

Jika bertanya mengenai mana yang lebih baik, maka jawabannya tergantung kondisi. Dalam studi yang dilakukan oleh Harvard Business Review menemukan bahwa spesialis memang penting. 

Namun kebutuhan adanya seorang generalis pada suatu perusahaan juga meningkat secara signifikan seiring bisnis modern yang semakin kompleks. Baik spesialis maupun generalis sama-sama memiliki peran yang krusial dalam perusahaan.

Bahkan perusahaan yang mengkombinasikan generalis dan spesialis mempunyai tingkat produktivitas 22 persen lebih tinggi dibandingkan tim yang hanya didominasi satu peran saja. 

Cara Menentukan Menjadi Generalis atau Spesialis

Memilih antara generalis atau spesialis bukalah soal mana yang lebih unggul, tetapi terkait mana yang lebih sesuai dengan minat, tujuan, dan kebutuhan karier kita. Berikut beberapa cara untuk memantapkan diri atas pilihan generalis atau spesialis. 

1. Memahami Minat dan Kekuatan Diri 

Untuk memilih kita harus memahami dulu minat dan kekuatan diri. Kalau menyukai belajar banyak hal dan menikmati tantangan maka kita bisa memilih generalis. 

Sebaliknya, jika lebih tertarik untuk mendalami suatu bidang dan menjadi ahli, maka lebih baik memilih spesialis. 

2. Mempertimbangkan Tujuan Karier Jangka Panjang 

Beberapa profesi memang lebih banyak membutuhkan spesialis. Misalnya dokter bedah, akuntan pajak, atau ahli keamanan siber. 

Sementara itu, posisi manajerial, project manager, dan wirausaha membutuhkan kemampuan lintas bidang. Nah kemampuan ini lebih dekat dengan seorang generalis. 

3. Memperhatikan Kebutuhan Industri 

Setiap industri mempunyai kebutuhan berbeda-beda. Ada sektor yang sangat menghargai keahlian khusus, namun ada pula yang mencari individu dengan kemampuan beragam untuk menghadapi perubahan yang cepat. 

Melakukan riset terhadap tren industri bisa menentukan arah pengembangan diri kita. 

4. Mengevaluasi Diri dan Menyesuaikan 

Pilihan kita saat ini tidak harus permanen. Banyak juga yang memulai karier sebagai generalis untuk mengeksplorasi banyak bidang, kemudian memilih menjadi spesialis setelah menemukan minatnya. 

Baca Juga: Cara Mengukur dan Mengevaluasi Performa dalam Bekerja

Begitupun dengan spesialis yang kemudian memperluas kemampuannya saat memasuki posisi sebagai pemimpin. 

Baik generalis dan spesialis keduanya sama-sama penting. Tidak masalah jika butuh waktu untuk menentukan mana yang ingin didalami.


Baca Juga: Meningkatkan Kinerja: Pentingnya Training Soft Skills

Dalam kurun waktu pendalaman tersebut, kita bisa terus mengasah kemampuan dengan corporate training yang disediakan oleh PasarTrainer

Mulai dari corporate training dengan topik Personal Branding at Work: Build Trust & Grow Faster, Kepner-Tregoe: Rational & Creative Problem Solving Framework, First Line Leadership: From Individual Contributor to Effective Leader, dan masih banyak lagi. Sedang ada diskon hingga 95 persen lho. 

Jadi jangan sampai ketinggalan. Kita bisa menemukan berbagai corporate training lainnya pada All Training Program Leadership & Soft-Skills

Selain itu PasarTrainer juga menyediakan berbagai solusi untuk permasalahan perusahaan. Program tersebut bisa kita temukan dalam Corporate Solutions.


Referensi:

primacom.com - jadi spesialis atau generalis lebih penting mana dalam karier


paradigm.co.id - generalis vs spesialis agar karir terarah


beta.binus.ac.id - pekerja generalis dan spesialis apa sih bedanya