Kehadiran artificial intelligence (AI) dalam beberapa waktu terakhir menimbulkan pro dan kontra. 

Ada yang mendukung, ada juga yang menolaknya. Namun, di sisi lain kehadiran AI ini justru membuka peluang pekerjaan baru lho, yaitu prompt engineer. Apa itu? Mari kita cari tahu bersama-sama.


Pekerjaan Prompt Engineering 

Seorang prompt engineering adalah profesi dengan tanggung jawab untuk melakukan perancangan, pengujian, dan penyempurnaan instruksi yang akan diberikan kepada sistem AI. 

Seperti yang kita tahu, AI bisa membantu kita dalam banyak hal seperti menganalisis data, menulis, menghasilkan gambar asalkan diberikan instruksi yang tepat yang disebut dengan prompt tadi. 

Sebuah prompt bisa berupa perintah, pertanyaan, deskripsi sampai kombinasi di antara berbagai instruksi agar bisa menghasilkan sesuatu yang diminta oleh prompter.


Peran AI Prompt Engineer 

Prompt engineer berperan sebagai penghubung antara manusia dan kecerdasan buatan. Pekerjaannya bukan sekadar membuat pertanyaan untuk AI, tetapi menyusun instruksi yang jelas agar AI dapat memberikan output sesuai kebutuhan. 

Beberapa peran utama Prompt Engineer antara lain:

Menyusun Instruksi untuk AI

Prompt Engineer membuat instruksi dengan mempertimbangkan konteks, tujuan, batasan, gaya bahasa, hingga format output yang diinginkan. Instruksi yang terstruktur membantu AI memahami kebutuhan pengguna dengan lebih baik.

Menguji dan Menyempurnakan Prompt 

Selain itu, seorang Prompt Engineer juga melakukan eksperimen dengan berbagai variasi prompt untuk melihat instruksi mana yang dapat menghasilkan output paling sesuai. Proses ini dapat dilakukan berulang kali berdasarkan hasil evaluasi. 

Mengevaluasi Kualitas Output AI

Hasil yang diberikan oleh AI perlu diperiksa untuk memastikan relevansi, konsistensi, dan kesesuaiannya dengan tujuan yang telah ditentukan. Prompt Engineer kemudian melakukan penyesuaian apabila hasilnya belum sesuai.

Menerjemahkan Kebutuhan Pengguna ke dalam Instruksi AI

Prompt Engineer juga membantu mengubah kebutuhan atau tujuan pengguna menjadi instruksi yang dapat dipahami oleh model AI. Karena itu, peran ini sering dianggap sebagai jembatan komunikasi antara manusia dan AI.


Profesi yang Berdampingan dengan Prompt Engineer 

Prompt Engineer | Image Source: Magnific
Prompt Engineer | Image Source: Magnific

Dalam praktiknya, Prompt Engineer dapat bekerja berdampingan dengan beberapa peran lain, seperti:

AI Product Manager

Berfokus pada nilai bisnis dan pengalaman pengguna. Kita menentukan roadmap, menetapkan metrik keberhasilan, serta dapat melakukan A/B testing untuk membandingkan efektivitas model atau alur prompt yang berbeda. 

AI Orchestrator

Bertugas merancang sistem yang menghubungkan berbagai komponen AI. Mereka dapat mengatur pipeline yang mengintegrasikan model AI, database vektor, API, dan sistem lainnya agar dapat bekerja secara terstruktur, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan, 

Prompt Engineer 

Posisi prompt engineer akan kita jelaskan sebagai pelengkap. Untuk Prompt Engineer sendiri berfokus pada penyusunan dan pengujian instruksi yang diberikan kepada AI. Kita mengisi sistem yang telah dirancang oleh orchestrator dengan prompt yang sesuai berdasarkan tujuan atau kebutuhan produk yang ditentukan oleh Product Manager.


Strategi dan Teknik yang Harus Dikuasai Prompt Engineer 

Untuk menghasilkan output AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan, Prompt Engineer perlu memahami berbagai teknik dalam menyusun instruksi. Beberapa teknik yang umum digunakan antara lain:

Instruction Shaping & Templating

Teknik ini dilakukan dengan menyusun prompt menggunakan struktur yang sistematis. Instruksi dapat mencakup konteks, tugas yang harus dikerjakan, arahan khusus, batasan, serta format output yang diharapkan. Struktur yang jelas membantu AI memahami permintaan dengan lebih terarah. 

Few-Shot Prompting & Chain-of-Thought (CoT)

Few-shot prompting dilakukan dengan memberikan beberapa contoh input serta output yang diharapkan sebelum AI mengerjakan tugas baru. Contoh tersebut membantu model mengenali pola atau format jawaban yang diinginkan. 

Sementara itu, Chain-of-Thought merupakan pendekatan yang mengarahkan model untuk memproses suatu persoalan secara bertahap dan dapat berguna untuk tugas yang membutuhkan penalaran kompleks. 

Persona Prompting

Dalam teknik ini, pengguna memberikan peran atau karakter tertentu kepada AI sebelum memberikan tugas. 

Misalnya, AI diminta berperan sebagai konsultan keuangan, copywriter, guru, atau analis data. Pemberian persona dapat membantu mengarahkan sudut pandang, gaya komunikasi, serta tingkat kedalaman jawaban yang diharapkan. 

Prompt Chaining 

Prompt Chaining digunakan untuk menangani pekerjaan yang kompleks dengan membaginya menjadi beberapa tahapan. 

Setiap tahap memiliki prompt tersendiri, kemudian hasil dari satu tahap dapat digunakan sebagai masukan untuk tahap berikutnya. Cara ini membuat proses pengerjaan tugas menjadi lebih terstruktur dan mudah dikontrol.


Penggunaan AI semakin dianggap biasa saat ini. Bahkan sudah ada profesi Prompt Engineer. Suatu kesempatan yang menjanjikan karena begitu cepat mengejar kemajuan teknologi. Jika kita ingin menempuh karier yang sama, coba mengikuti pelatihan penggunaan AI punya PasarTrainer terlebih dahulu. 

Judulnya Generative AI Prompt Engineering for Business Personal n Productivity. Setelah mengikuti pelatihan penggunaan AI tersebut kita akan lebih memahami cara kerja AI generatif, memahami konsep LLM, menguasai Prompt Engineering.

BACA JUGA: 4 Jenis Pelatihan Teknologi dan Manfaatnya untuk Perusahaan

Kemudian mengidentifikasi kasus penggunaan yang tepat untuk diselesaikan dengan bantuan AI generatif, melakukan brainstorming bersama AI dengan mengasah kemampuan berpikir kritis, dan menyelesaikan berbagai studi kasus di tempat kerja dengan bantuan AI generatif. Selain itu, 

PasarTrainer juga memiliki pelatihan penggunaan AI lainnya yang bisa kita temukan pada halaman All Technology Training.


Referensi:

https://binus.ac.id/bandung/computer-science/2026/06/12/prompt-engineering-skill-baru-era-artificial-intelligence/


https://www.codepolitan.com/blog/prompt-engineer-adalah-karir-baru-di-industri-era-ai-modern-fresh-graduate-simak-yuk/


https://eduparx.id/blog/insight/artificial-intelligence/apa-itu-prompt-engineer-profesi-baru-yang-dibutuhkan-di-era-ai/